Home » » Merangsang otak Bayi Agar Lebih Kreatif

Merangsang otak Bayi Agar Lebih Kreatif

Selamat...!!  kerana anda memilih untuk menjadi ibu dan ayah yang hebat! Memiliki anak yang soleh, sehat dan pintar adalah idaman setiap ibu dan ayahnya. Tentu saja kita akan bangga memiliki anak begini.
Banyak yang berpendapat bahawa kecerdasan maupun kebijaksanaan anak itu adalah warisan ibu dan ayahnya, namun itu sukar terwujud jika anak tersebut tidak dirangsang dari awal. Bayi yang baru lahir dikaruniai Allah dengan berjuta-juta sel yang berhubung. Sel ini pula akan terus berkembang pesat dan mencapai puncaknya apabila dia berumur 3 tahun.

Beberapa penelitian mengatakan bahawa ketika usia kandungan 6 bulan, bayi sudah dapat merasakan apa yang berlaku di sekelilingnya. Sehingganya umurnya 3 tahun, kemampuan otaknya dapat dioptimakan jika dia mendapat ransangan yang baik dan sewajarnya. Antara lain yang kita dapat lakukan ketika anak di dalam kandungan untuk merangsang otaknya adalah memberi makanan bergizi serta nutrisi yang baik dan berkahsiat. Komunikasi juga menurut beberapa kajian akan merangsangnya. Ketika anak sudah dilahirkan, teruslah berkomunikasi dengan anak. Banyakkan sentuhan dan pelukan. Ini semua membantu merangsang otaknya dengan baik.

Berikut adalah 10 tip yang bisa anda lakukan untuk merangsang otak bayi:

1. Mengurut badanya dengan santai dapat merangsang sel saraf otak bayi.
2. Lakukan senaman ringan seperti menggerakkan tangan dan kakinya.
3. Berbicaralah dengan bayi kita. Walaupun anak tidak  memahami apa yang dikatakan oleh ibu atau ayahnya, namun dia dapat menjadikan anak mengetahui cara dan pola percakapan ibu bapanya.
4. Dengan gaya percakapan yang mempunyai intonasi tertentu, bayi akan terangsang dan membantu perkembangan otaknya.
5. Musik juga dapat memberikan suasana yang merangsang buat bayi. Alunan ayat-ayat Al-Qur’an serta nasyid-nasyid yang indah, selalulah didengarkan kepada bayi.
6. Mulakan pembelajaran ringan yang santai dengan menunjukkannya gambar-gambar yang mempunyai kaitan dengan kehidupannya.
7. Bagi seorang bayi, ubahlah kedudukannya sesekali supaya dia dapat melihat dan belajar dari keadaan sekelilingnya.
8. Bawalah bayi anda keluar dan melihat keindahan alam dan makhluk di sekelilingnya.
9. Memeluk dan menyentuh bayi adalah salah satu rangsangan untuk otaknya. Lakukan sekerapnya!
10. Bermainlah dengan bayi. Dia pasti gembira dan bahagia.

Saat bayi belajar Merangkak

Berikut stimulasinya:

1. Letakkan mainan kesukaannya sedikit lebih jauh di depannya atau lebih baik lagi   bila Anda pegang.
2. Arahkan perhatiannya dengan membuka sebuah lemari pendek yang dapat diacak-acak sesuka hatinya.
3. Merangkaklah bersamanya. Lakukan semacam"perlombaan" merangkak atau kejar-kejaran.
4. Potonglah bagian dasar karton yang cukup besar dan biarkan bayi merangkak melaluinya.
5. Berikan mainan yang dapat menggelinding seperti bola, tabung kardus dan biarkan bayi mengejarnya.
6. Berikan mainan yang beroda. Tunjukan padanya bagaimana benda-benda itu dapat meluncur sendiri.
7. Ketika bayi sudah mulai bisa merangkak, kenakan padanya celana sebatas lutut untuk melindungi lututnya.
8. Utamakan pengawasan Anda terhadap kegiatan-kegiatan itu demi keamanan dan kenyamanan bayi Anda.

Semoga bermanfaat .... 

Tanks to : Siraplimau.com
                 Dunianyaanakkita.blogspot.com
Sumber : Dr. Peter Hope (Konsultan Pediatri), Hank William (Konsultan Pengembangan Bermain), Buku "Menghibur Dan Mendidik" - Robyn Gee & Susan Meredith.
Abu Azma
abuazmaShare Updated at: Tuesday, September 30, 2014

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog kami yang sederhana ini,
* Jika artikel kami bermanfaat silakan berbagi di media sosial tombolnya ada di atas itu,
* Jika berkenan tinggalkan jejak anda di kolom komentar di atas/bawah ini...
* KOMENTAR ANDA AKAN DI TAYANGKAN & DI JAWAB KETIKA ADMIN SEDANG ONLINE

Artikel Terkait

back to top