Home » » CONTOH CARA HITUNG PEMAKAIAN LISTRIK AGAR LEBIH HEMAT

CONTOH CARA HITUNG PEMAKAIAN LISTRIK AGAR LEBIH HEMAT

Tips Of The Day - Bagaimana Cara Perhitungan Pemakaian Listrik Agar lebih Hemat? - Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok yang tak dapat di tawar tawar lagi, dengan adanya Listrik akan memudahkan kita dalam bekerja, dengan adanya listrik kita akan dapat informasi terUpdate setiap hari dari media Tv dan Internet. Tapi jangan krena mudahnya mendapatkan pasokan litrik kita jadi berlebihan dalam pemakaian, ingat masih banyak daerah pelosok belum teraliri listrik. Berhematlah dalam penggunaan listrik dengan demikian kita akan menhemat keuangan kita khususnya dan cadangan PLN demi saudara kita yang belum menikmati listrik.

Banyak cara untuk menghemat penggunaan listrik, antara lain gunakan lampu seperlunya, jika tidak ada orang matikan saja, matikan Tv ketika ditinggal pergi ataupun tidur, gunakan lampu hemat energi. Sebagai contoh perhitungan Untuk menghemat pemakaian alat rumah tangga misalnya setrika dalam 1 bulan...


Misalnya Pelanggan PLN dengan Tarif /Daya R1T/1300 VA dengan pemakain token listrik (Prabayar), Menggunakan setrika listrik dengan daya 350 watt, dipakai sehari selama 3 jam, maka hitungan pemakaian dalam 1 bulan :
  • Pemakaian listrik sehari : 350 watt x 3 jam = 1050 wattjam (1,050 kWh)
  • Pemakaian dalam sebulan = 1,050 kwh x 30 hari = 31,5 kWh
  • Rumus Tarif : Pemakian listrik = jumlah pemakaian kwh dikalikan harga per kWh = 31,5 kWh x Rp 1.355,29 = Rp 42.691,64 (dibulatkan terbilang : empat puluh dua ribu enam ratus sembilan puluh dua rupiah)
Jadi hanya pemakaian setrika saja jika dalam sehari 3 jam saja dalam sebulan Rp42.700, anda juga bisa menghitung perkiraan barang elektronik lain-nya dengan melihat daya yang dibutuhkan alat itu.

Catatan : 
  • Harga per kWh diambil data harga TTL Bulan Maret 2016, untuk tarif R1/1300 VA sebesar Rp 1.355,29 .
  • Rumusan pemakaian listrik = Ukuran daya alat (watt) dikalikan lama pemakaian (jam) akan ketemu dengan satuan wattjam, dibagi seribu (untuk dijadikan satuan kilo watt jam atau kWh), kemudian dikalikan harga Tarif Tenaga Listrik yang berlaku saat itu, rupiah per kWh nya.

Masih belum paham? coba diulangi lagi membacanya cara menghitung diatas dan bikin coretan sendiri pasti akan paham. Begitulah contoh cara perhitungan pemakaian listrik dari alat rumah tangga yang kita miliki, dengan begitu kita akan lebih berhati hati dalam memakai listrik sehari hari, dan dampaknya kita bisa berhemat anggaran bulanan.
Abu Azma
abuazmaShare Updated at: Tuesday, April 05, 2016

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog kami yang sederhana ini,
* Jika artikel kami bermanfaat silakan berbagi di media sosial tombolnya ada di atas itu,
* Jika berkenan tinggalkan jejak anda di kolom komentar di atas/bawah ini...
* KOMENTAR ANDA AKAN DI TAYANGKAN & DI JAWAB KETIKA ADMIN SEDANG ONLINE

Artikel Terkait

back to top