Home » , » APES SITUS ICMI "ACCOUNT SUSPENDED" KENA HACKER

APES SITUS ICMI "ACCOUNT SUSPENDED" KENA HACKER

Info ICMI - Sekarang Situs Resmi Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada alamat www.icmi.or.id benar benar gak bisa di akses. Niatnya sih baik, dengan mengusulkan/mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk memblokir search engine Google dan Situs Video Terbesar yaitu YouTube, dengan alasan bahwa Google & Youtube sumber utama perusak generasi muda Indonesia dengan menyediakan konten pornografi. Ya memang kita akui dan semua orang juga sudah tahu, lalu kenapa harus google dan youtube-nya yang di blokir? harusnya konten-nya yang di blokir dan ini tugas pemerintah dalam hal ini Menkominfo.

Memang sulit untuk memilih satu per satu untuk di blokir, karena 1 diblokir akan ada lagi situs dan video serupa dan sepertinya gak pernah habis habis. Secara gi lhoh... yang mengakses google dan youtube itu hampir seluruh dunia, makanya selalu ada yang baru dan terus bertambah.


Setelah ICMI mendesak pemerintah untuk memblokir Google & Youtube kemudaian 2 hari kemudian rupanya ada orang yang jahil dengan meretas situs resminya ICMI, sehingga situs ICMI ini ada peringatan tulisan "Cuman security testing ringan. Dear bapak/ibu “Cendikiawan” ICMI, this is a friendly reminder. Improve your security first, baru ngomongin blokir Google. Anonymous - Kota Cantik."



Lalu hari ini saya coba akses situs www.icmi.or.id sudah benar benar tidak bisa diakses sema sekali. Mengenai masalah ini Ketum ICMI Jimly Asshiddiqie menaggapi dengan santai "Iya nggak apa-apa," kata Jimly di sela acara berbuka puasa bersama di Jl TB Simatupang, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Jimly sempat memanggil stafnya dan meminta penjelasan. Menurut Jimly pihaknya tak terganggu dengan peretasan itu. "Nggak, nggak terganggu," tutur dia. 

Mengenai Masalah Pornografi Indonesia sendiri sudah memiliki UU No. 44 Tahun 2008 yang menangani masalah seputar pornografi. Untuk mengatasi masalah pelanggaran pornografi di dunia maya, UU tersebut akan menindak pelanggaran dengan memblokir kontennya, bukan situs pencarinya.

<< Baca Juga: Ternyata Sholat Super Kilat di Blitar Ini [ Video ] Sudah Sejak 160 Tahun >>

Menurut saya pribadi mengenai pemblokiran Google dan Youtube tidak setuju, karena banyak ilmu yang kita dapatkan dari Google dan para mengusaha juga diuntungkan dengan beriklan di google produknya akan dikenal seluruh dunia.

Untuk mengurangi rusaknya generasi muda mari kita mulai dari keluarga kita sendiri, berilah contoh yang baik kepada anak anak kita, mari kita didik anak anak kita hingga dewasa dalam berpikir, arahkan teknologi untuk digunakan hal positif. Jika kita sudah membekali ilmu dan didikan aklak yang baik maka anak anak akan lebih cerdas dalam menggunakan teknologi.
Abu Azma
abuazmaShare Updated at: Saturday, June 11, 2016

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog kami yang sederhana ini,
* Jika artikel kami bermanfaat silakan berbagi di media sosial tombolnya ada di atas itu,
* Jika berkenan tinggalkan jejak anda di kolom komentar di atas/bawah ini...
* KOMENTAR ANDA AKAN DI TAYANGKAN & DI JAWAB KETIKA ADMIN SEDANG ONLINE

Artikel Terkait

back to top