Home » , , » HAH...!!! SHOLAT SUPER KILAT DI BLITAR INI TERNYATA SEJAK 160 TAHUN YANG LALUS

HAH...!!! SHOLAT SUPER KILAT DI BLITAR INI TERNYATA SEJAK 160 TAHUN YANG LALUS

Sholat Kilat [ Video ]- Baru saja saya melihat berita di TV bahwa ada sholat Tarawih kilat yang di selenggarakan oleh Pondok pesantren Mamba'ul hikam, Desa : mantenan, Kecamatan : Udanawu, Kabupaten: Blitar, Jawa Timur. Melalui berita ini juga di tayangkan seperti apa sholatnya, dan memang benar jamaah sholat tarawih terlihat tergesa gesa dalam sholatnya, bahkan ada yang sampai gak sempat sujud, rukuk saja sambil menganggukan kepala 2 kali langsung berdiri lagi. Sholat Tarawih yang dikerjakan secara berjamaah di PonPes Mamba'ul Hikam ini sebanyak 20 raka'at + 3 raka'at sholat witir jadi totalnya 23 rakaat, kalau saya perhatikan 1 rakaat tidak sampai 1 menit, saya hitung dan perkirakan hanya sekitar 15 detik sudah berdiri lagi.

Coba saya bikin perkiraan ini misalnya dalam 1 rakaat hanya 15 detik, kalau 23 rakaat totalnya berapa menit ya?
  • 1 Rakaat = 15 detik X 23 = 345 detik
  • 1 Menit   = 60 detik, Jadi 345 : 60 = 5 menit lebih 75 detik
  • Jika ditambahkan Takhiyat bisa diperkirakan Sholat Tarawih di Ponpes Mamba'ul Hikam tidak kurang dari 10 menit.
Sholat Taraweh Kilat di PonPes Maba'ul Hikam Blitar

Wuih... hebat...!!! mungkin ini sholat Taraweh tercepat di dunia dan sebagai pemecah rekor pertama. Lalu kenapa kok bisa secepat kilat begini ya? siapa yang mengajarinya? lalu apakah itu sah dan diterima oleh Allah (Subhanahuwatallah)?? Untuk mengetahui kenapa bisa secapat ini kita akan telusuri..

Ternya artikel tentang sholat tarawih tercepat di dunia ini sudah pernah di tulis oleh situs resmi NU http://nu.or.id tahun 2015 kemarin. disana tertulis bahwa jamaah salat Tarawih cepat ini sangat banyak. Tak kurang dari 5000 orang, baik tua maupun muda setiap malamnya. Dari jumlah itu hampir 75 persennya adalah muda dan mudi. Mereka datang dari wilayah Kediri, Blitar, dan Tulungagung.

Mengutip artikel nu.or.id, pelaksanaan shalat Tarawih secara kilat itu sudah berlangsung secara turun-temurun dari generasi ke generasi, yakni mulai pesantren tersebut didirikan oleh KH Abdul Ghofur sekitar 160 tahun lalu.

Kata KH Diya’uddin Az-Zamzami, salah seorang pengasuh pesantren Mambaul Hikam kepada NU Online. “Saya ini hanya mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh para sesepuh. Kami tidak berani mengubahnya,” 

Menurut Gus Diya’ yang juga anggota Jamiyah Ahlith thoriqoh Al-Mu’tabaroh Annahdliyah ( Jatman) itu, shalat secepat itu bisa dilakukan karena sang imam Tarawih hanya mengerjakan doa yang wajib-wajib misalnya niat, takbirotul ihram, baca Fatihah plus ayat pendek Al-Qur’an hingga salam.

“Doa ruku’, kita singkat cukup ‘Subhanallah. Lainnya hanya Allah-Allah saja.Tahiyat akhir juga hanya sampai bacaan shalawat untuk nabi Muhammad kemudian salam,” tandas Gus Diya’ yang juga salah seorang Mursyid Thoriqoh Naqshobandiyah Kholidiyah.

Dalam artikel yang sama, Wakil Sekretaris PP LDNU H Syaifullah Amin mengatakan, di sini terjadi perbedaan keberkahan waktu. Artinya cepat atau lambat tidak mengurangi kekhusyu’an orang yang ibadah. “Sebagian orang memang diberikan kelebihan oleh Allah dalam melipat waktu,” kata H Amin.

Kesimpulan Sholat Taraweh kilat

Dari perkataan pengasuh Ponpes Mambaul Hikam " Hanya memgikuti sesepuh, dan tidak beranai mengubahnya"  jelas ini bukan ajaran Nabi Muhammad (Shalawat & salam Untuk beliau beserta keluarganya) setahu saya dari ajaran nabi Muhammad, beliau bersabda  "Shollu kama roaitumuni usholli" artinya "Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat".

Dalam Hadits lain dikatakan "Man 'amila amalan laisa 'alaihi amruna fahuwa roddun" artinya : Barang siapa mengerjakan amalan ibadah padahal tidak ada perintah/contoh dariku maka TERTOLAK".

Dari ke-2 hadis diatas sudah jelas jawaban dari pertanyaan Apakah Sholat taraweh kilat ini sah dan diterima oleh Allah  (Subhanahuwatallah)?? sebagai manusia kita sudah di beri akal, silahkan gunakan akal anda, saya sebagai penulis tidak bisa mengklaim bahwa itu tidak sah.

Kalau dari intinya seperti niat, takbirotul ihram, baca Fatihah ditambah ayat pendek Al-Qur’an, lalu bacaan rukuk cukup subhanallah (maha suci Allah) dengan pergantian gerakan sambil membaca Allahuakbar, kemudian tahiyat akir hanya sampai sholawat nabi lalu salam. Itu sah sah saja.

<< Baca disini: Panduan Sholat Taraweh Lengakap Sejarahnya >>

Tapi di sisi Allah apakah ini diterima dan mendapatkan pahala? kalau soal itu hanya Allah yang mengetahuinya. Secara pribadi saya hanya membayangkan dengan akal saya jika saja Rasulullah Muhammad Shollallahu'alaihi wasslam masih hidup dan mengetahuinya apakah beliau diam saja tidak menegur lalu meluruskan-nya?

Pasti Rasulullah menegur lalu memberikan contoh, karena kita semua tahukan secara gitu lhoh... Beliau sangat menyayangi umatnya melebihi apapun higga akhir hayat beliau megucapkan "Umatku, umatku, umatku..." kalau sholat kita (walaupun sunnah) seperti ini, apakah ini penghargaan kepada beliau atas perjuangan-nya selama ini? Yaa Rabbi ampunilah kami....


Search for: 
Berita sholat tarawih kilat, video shalat tarweh kilat, jumlah rakaat sholat tarawi kilat, sholat taraweh pondok pesantren Mambaul Hikam mantenan udanawu blitar 

Reverensi:
http://nu.or.id/
http://suryamalang.tribunnews.com/
Abu Azma
abuazmaShare Updated at: Thursday, June 09, 2016

5 komentar:

  1. Sudah dapat dipastikan kebanyakan yang solah terawih secepat itu pasti orang yang masih berumur muda.

    ReplyDelete
  2. Ini memang sudah turun-temurun mas, Repot kalau sudah membudaya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas inggit, sudah mengakar ini di masyrakat setempat sehingga sulit untuk dirubah

      Delete
  3. Sudah pasti tidak tuma'ninah, padahal itu salah satu rukun shalat. Dengan tidak melaksanakannya artinya sholatnya bisa batal. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  4. Semua bergantung pd Imamnya saat ini , jika perintah , amanah atau kebiasaan itu TIDAK SESUAI dg ajaran Nabi , apakah harus menyia2kan usia dg melanggengkan cara ibadah yg kurang tepat ?
    1 hal lg yg tak dpt kita fahami secara umum adalah alam Jin , yg konon sedetik di dunia nyata ini terasa lama di sana , dan apakah ini ada hubungannya dg Alam Jin ? pdhl Jin pun ikut jd Makmum manusia .
    Atau dulu2nya ada yg berguru pd Ulama dr alam Jin ?
    Wallahu A'lam

    ReplyDelete

Terima kasih sudah singgah di blog kami yang sederhana ini,
* Jika artikel kami bermanfaat silakan berbagi di media sosial tombolnya ada di atas itu,
* Jika berkenan tinggalkan jejak anda di kolom komentar di atas/bawah ini...
* KOMENTAR ANDA AKAN DI TAYANGKAN & DI JAWAB KETIKA ADMIN SEDANG ONLINE

Artikel Terkait

back to top