Home » , » JARING LABA LABA WALAUPUN KUATNYA MELEBIHI BAJA NAMUN LEMAH

JARING LABA LABA WALAUPUN KUATNYA MELEBIHI BAJA NAMUN LEMAH

AbuazmaShare - Oleh para ilmuwan benang laba laba adalah "baja biologis" atau "bio-baja". Benang yang mebentuk jaring ini dua puluh kali lebih kuat dari baja logam biasa. Toleransinya terukur 150 ribu kilogram untuk inci persegi. Namun sebenarnya jaring laba laba adalah sebuah rumah yang paling rapuh dan lemah dibandingkan rumah hewan lain-nya, lalu kenapa bisa dibilang rapuh dan lemah? karena Rumah laba laba itu tidak bisa melindungi penghuninya dari panas matahari, atau dingin yang ekstrem.

Sebenarnya, jaring itu tidak melindungi sang laba-laba dari apa pun. Fungsi utamanya adalah menangkap serangga lain untuk dimakan oleh laba-laba dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Inilah mekanisme yang paling tidak stabil dan tidak aman.


Benang yang membangunnya juga tidak membentuk bayangan yang memadai, juga tidak melindungi laba-laba dari hujan, angin yang menyerbu, atau bahaya penyerang. Lemahnya rumah laba-laba sudah dijelaskan Allah SWT dalam Alquran Surat Al ankabut ayat 41 yaitu;

مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنكَبُوتِاتَّخَذَتْ بَيْتًا وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ  الْعَنكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Artinya:
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba bila mereka mengetahui.

Menurut Alquran, kelemahan rumah laba-laba bukan terletak dari benangnya. Menurut sains, benang laba-laba memang sangat kuat. Ketebalan setiap benang bisa mencapai satu per jutaan inci atau lebih tebal dari rambut manusia.

Rumah laba laba sangat rapuh juga karena perilaku laba laba itu sendiri, Laba-laba memiliki sifat yang kurang welas asih dan baik. Laba-laba betina selalu membunuh pejantannya setelah kawin. Tak hanya itu, mereka juga memakan tubuh pasangannya tersebut.

Segera setelah telur-telur mereka menetas, anak-anak laba-laba akan berebutan makanan bahkan memakan saudaranya hingga hanya beberapa anak laba-laba saja yang tersisa. Cara hidup seperti inilah yang membuat rumah laba-laba disebut rapuh, tidak dipenuhi cinta, kebaikan dan kerukunan antar anggota keluarga.

<< Baca Juga: Ketika Tak Dapat Ucapkan kalimat "Laa ilaa haillaullah" >>

Allah SWT meminta umat manusia untuk merefleksikan diri dengan sifat buruk laba-laba. Manusia yang bersifat seperti laba-laba adalah orang-orang yang lemah seperti orang-orang yang “menyembah” hal lain selain Allah. Demikian seperti dilansir dari Quran Reflection.

Reverensi: http://techno.okezone.com/
Abu Azma
abuazmaShare Updated at: Thursday, June 23, 2016

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog kami yang sederhana ini,
* Jika artikel kami bermanfaat silakan berbagi di media sosial tombolnya ada di atas itu,
* Jika berkenan tinggalkan jejak anda di kolom komentar di atas/bawah ini...
* KOMENTAR ANDA AKAN DI TAYANGKAN & DI JAWAB KETIKA ADMIN SEDANG ONLINE

Artikel Terkait

back to top