Home » , , » ANDA BARU/MAU MENIKAH? BACA 5 TIPS MENGELOLA KEUANGAN INI DARI PENGALAMAN PRIBADI

ANDA BARU/MAU MENIKAH? BACA 5 TIPS MENGELOLA KEUANGAN INI DARI PENGALAMAN PRIBADI

Tips Mengelola Keuangan yang Benar Untuk Pasangan Baru Menikah - Kehidupan pernikahan merupakan dambaan setiap orang. Pernikahan berarti mengikat dua orang yang memiliki gaya hidup, cara pandang, dan pemikiran yang berbeda dalam satu ikatan yang suci. Tentunya setelah menikah jalan yang akan Anda lalui masih panjang. Dan sangat mungkin di dalamnya nanti Anda akan merasakan keadaan buruk dan jatuh bangun dalam himpitan ekonomi yang serba terbatas. Baik masalah timbul dari pasangan kita, maupun yang berasal dari keluarga pasangan kita

Dari pengalaman saya dan teman teman yang sudah menikah, banyak cobaan bertubi tubi dalam hal keuangan atau segi materi. Anda patinya tahu sendiri bukan? jika kita menikahi calon pasangan kita dari awalnya sebenarnya kita menyatukan 2 keluarga yaitu keluarga mempelai laki laki dan perempuan, dan ternyata dari pengalaman saya masing masing keluarga punya masalah sendiri dan berbeda, namun ujung ujungnya tetap bermuara pada uang.


Ada saja masalah yang menghampiri kalau bukan dari pasangan kita mungkin juga datang dari keluarga pasangan kita, dan tentunya jika kita memiliki uang apakah kita berdiam diri sedangkan orang tua kita sedang membutuhkan-nya. Walaupun masalah keuangan itu datagnya dari saudara ipar mungkin adik atau kakak, kalaupun tidak terang terangan minta bantun kepada kita, mereka akan mengadu pada orang tua pasangan kita, kalau sudah begina ujung ujungnya saudara yang lain juga ikut menaggung.

Tips Mengelola Keuangan Untuk Pasangan Baru Menikah - Pada awalnya tidak begitu terasa, namun semakin lama kebutuhan kita juga semakin meningkat dimulainya keika istri mulai mengandung anak yang pertama, tetunya orang hamil butuh nutrisi untuk calon ibu dan bayinya dengan makan makanan yang bergizi termasuk susu ibu hamil.

Ketika hamil sudah menginjak 7 - 9 bulan masalah mulai timbul yaitu posisi bayi yang tidak wajar, sungsang ke' terlilit tali ari ari ke' ah... ada saja pokoknya. Nah dari situ pastinya kita butuh biaya yang besar karena peroses kelahiran caesar sekarang ini antara 8 - 10 juta, kalau tidak menabung dari sekarang apa nggak pusing tuh nantinya.

Tips Mengelola Keuangan yang Benar Untuk Pasangan Baru Menikah - Ternyata cobaan hidup dari segi keuangan bukan berhenti sampai disitu saudara saudara, justru dari memiliki anak inilah awal dari segalanya, sebab anak mulai besar dan butuh biaya sekolah, belum lagi adiknya yang sudah menyusul di dalam perut ibunya, sedangkan  usia kita mulai bertambah tua, bukanya makin kuat malah sebaliknya kondisi kesehatan kita mualai menurun, penyakit berdatangan tak ada hentinya, biasa penjakit modern kolesterol, diabetes, hipertensi, stroke dan lain sebagainya.

Dan begitu seterusnya selagi kita hidup didunia ini tak lepas dari cobaan dari segi materi, bagaimana apakah anda siap mengarungi kehidupan ini yang penuh tantangan, cobaan, cabaran atau apalah, namun dari semua itu akan mendewasakan kita...

Nah, untuk mengatisipasi hal buruk tersebut, tentunya Anda harus pintar-pintar dalam mengelola keuangan keluarga Anda. Dan yang perlu Anda ketahui, mengatur keuangan secara bersama tidaklah semudah yang di bayangkan saat masa-masa indah ketika Anda pacaran dulu. Pasti ada kalanya ada cek cok, ketidak cocokan dan masalah lainnya.

Yang apabila tidak segera di atasi, bukan tidak mungkin masalah kecil tersebut menjadi besar. Nah, buat Anda pasangan yang baru menikah, berikut ini adalah tips mengelola keuangan yang bisa Anda jadikan acuan. Silahkan disimak...

 Tips Mengelola Keuangan Buat Pasangan Baru Menikah

1. Membicarakan Kondisi Keuangan Masing-Masing Secara Terbuka

Hal yang perlu dilakukan setelah menikah adalah membicarakan lebih detail tentang kondisi keuangan masing-masing. Seperti berapa banyak penghasilan Anda dan pasangan, apakah penghasilan yang dimiliki stabil ataupun berubah, apakah Anda dan pasangan Anda memiliki tanggung jawab lain selain rumah tangga seperti orang tua,saudara dan lainnya.

Poin-poin tersebut harus dibicarakan secara detail dan terbuka, sehingga nantinya tidak terjadi konflik di kehidupan rumah tangga khususnya karena masalah keuangan. Dengan saling tahu satu sama lain dapat memudahkan Anda dan pasangan dalam menetukan skala prioritas bersama nantinya.

2. Buat Skala Prioritas Bersama

Meluangkan waktu untuk menetapkan prioritas keuangan Anda dapat membantu memastikan pernikahan yang bahagia. Diskusikanlah kebutuhan kebutuhan yang harus diutamakan. Dahulukan kebutuhan pokok seperti makanan. Jika belum memiliki rumah pribadi, Anda dapat memasukkan pengeluaran sewa rumah ataupun cicilan rumah sebagai kebutuhan pokok.

Anda dan pasangan boleh memiliki keinginan keinginan yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan seperti bulan madu, membeli interior rumah, dan hal hal lainnya, namun juga perlu diperhatikan kondisi keuangan bersama. Karena kehidupan pernikahan bukanlah sesuatu hal yang dilakukan dalam waktu singkat namun merupakan sebuah perjalan panjang yang perlu banyak dipikirkan.

Anda dan pasangan juga harus menahan ego masing masing apalagi jika Anda dan pasangan Anda sama sama mempunyai penghasilan sendiri, seperti menggunakan uang Anda sendiri untuk kebutuhan pribadi yang sebenarnya tidak terlalu penting dan seharusnya bisa dialihkan ke kebutuhan bersama yang jauh lebih penting.

Maka dari itu, dengan adanya skala prioritas yang dibuat dapat menjadi reminder Anda dan pasangan dalam mengelola pengeluaran keuangan agar tidak berlebihan dan meminimalisir pengeluaran.

3. Menetukan Siapa Yang Mengurus Keuangan Bersama

Pada umumnya yang mengurus bagian keuangan keluarga adalah wanita, tapi tidak menutup kemungkinan jika laki laki memiliki kelebihan dalam hal seperti ini dapat juga mengurus keuangan keluarga

Tugas utama bagi yang mengurus keuangan adalah menyimpang uang, mengontrol pengeluaran agar tidak melebihi dari anggaran yang telah dibuat dan juga mencatat setiap pengeluaran-pengeluaran  secara detail.

4. Usahakan Untuk Tetap Menabung

Sangat dianjurkan untuk setiap keluarga memiliki tabungan pribadi. Sisihkan sebagian penghasilan Anda dan pasangan Anda. Tabungan juga dapat mendukung agar kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan dapat tertata lebih baik.

Tabungan yang Anda dan pasangan miliki kelak dapat membantu untuk biaya pendidikan anak-anak Anda kedepannya, juga dapat  menjadi tabungan di hari tua Anda dan pasangan, serta dapat digunakan ketika ada hal hal darurat dan penting lainnya.

Usahakan menabung secara kontinu, jangan menabung hanya karena pada keadaan atau kebutuhan tertentu. Bila perlu, pastikan untuk setiap bulannya ada sebagian penghasilan Anda yang masuk ke dalam tabungan.. apa lagi anda umat muslim pastinya wajib hukumnya menjalankan ibadah haji, dan biasanya kalu sudah berangkan haji sekali akan ingin kesena lagi walaupun itu hanya umroh.

5. Usahakan Jangan Berhutang Melebihi Kemampuan Kita

Sekarang marak sekali bank bank ataupun leasing yang menawarkan pinjaman kredit dengan jaminan BPKB/Sertifikat rumah dan tanah, usahakan jangan tergiur dengan mudahnya penawaran itu mereka menerapkan bunga pinjaman yang tinggi, inginkan pembayaran kredit yang tepat waktu, jika terlambat dendaya juga tinggi.

Dan satu lagi yang mungkin membuat kita kesal yaitu meraka para kreditur ini maunya menang sendiri jika kebetulan ketika kita memiliki uang lebih lalu ingin melunasi harapan kita-kan harusnya ada potongan dari sisa bulan tagihan yang masig berjalan, namun tetap saja dihitung sampai akhir tagihan,

Contohnya:
Sesuai perjanjian hutang selama 1 tahun dengan jumlah pinjaman pokok misalnya 10 juta + bunga totalnya jadi 14 juta, nah pada bulan ke 6 kita dapet uang entah itu warisan atau hadiah kejutan intinya kita lagi punya uang dan ingin melunasi hutang setahun itu agar tidak membengkak 14 juta, setelah kita ke bank atau leasing itu tetap saja kita membayar 14 juta, karena mereka perpedoman pada perjanjiaan hutang yang setahun itu, apa nggak mencekik tuh...

Makanya kalau mau berhutang jangan ke istansi seperti itu, jadi pikiran, hidup nggak tenang, kalau lagi nggak punya setoran uring uringan, mencari kambing hitam ujung ujungnya bertengkar dengan pasangan kita, hancur dah rumah tangga

BACA JUGA: JIKA TERLANJUR BERHUTANG, BAGAIMANA CARA AGAR CEPET TERBEBAS DARI HUTANG ITU?

Begitulah sedikit Tips Mengelola Keuangan Untuk Pasangan Baru Menikah, ambilah pengalaman dari orang lain, dengan begitu anda tidak perlu bersusah payah seperti kami yang sudah pengalaman. Pada intinya hiduplah biasa biasa saja, walaupun keuangan anda sedang "on fire" banyak uang, kaya, karena suatu saat nanti keadaan kita juga akan mengalami keterpurukan dan itu tidak aneh biasa saja, kita bukan manusia sempurna yang segalanya harus sempurna, kita harus selalu siap menerima cobaan, jangan tinggi hati sombong ketika kaya tetaplah berbagi dengan saudara disekitar kita yang tidak mampu, dari merekalah doa kebaikan akan mengalir kepada kita
Abu Azma
abuazmaShare Updated at: Monday, November 14, 2016

0 komentar:

Post a Comment

Terima kasih sudah singgah di blog kami yang sederhana ini,
* Jika artikel kami bermanfaat silakan berbagi di media sosial tombolnya ada di atas itu,
* Jika berkenan tinggalkan jejak anda di kolom komentar di atas/bawah ini...
* KOMENTAR ANDA AKAN DI TAYANGKAN & DI JAWAB KETIKA ADMIN SEDANG ONLINE

Artikel Terkait

back to top