follow us

TAHUKAH ANDA, LEMAK OMENTUM MEMICU PERADANGAN

Pada halaman Ini akan kami jelaskan mangapa lemak omentum dapat memicu peradangan, lemak yang tertimbun dalam bentuk omentum adalah lemak yang gagal di metabolisir sehingga merupakan "lemak buruk" yang hanya menjadi sampah bagi tubuh.

Molekul molekul yang diproduksi oleh sel lemak meningkatkan peradangan, memeperlambat pembakaran lemak, memicu stres dan menigkatkan nafsu makan. Reseptor inilah yang bertanggung jawab menurun-nya laju metabolisme.

Peradangan disebebkan oleh lemak omentum adalah bahaya terbesar akibat pembentukan kantong lemak diperut. Semakin banyak lemak omentum yang tertimbun, maka semakin banyak molekul properadangan (cytokinen, chymokinen, dan leukotrin) yang dihasilkan oleh tubuh.


Molekul molekul ini menyebabkan peradangan dimana mana tanpa pandang bulu yang bertahap akan mengacaukan metabolisme secara menyeluruh.

Peradangan merupakan awal buruk yang menimbulkan disfungsi metabolisme, pengaruh nyata yang ditimbulkan-nya ditandai denga menurun-nya ketahanan atau imunitas tubuh. Inilah jawaban mengapa orang yang berperut gendut mudah lelah dan rawan sakit. Semuanya disebebkan peradangan yang terjadi di tingkat seluler.

Padahal, penurunan imunitas tubuh secara langsung menggagalkan mesin metabolisme yang bekerja didalam tubuhnya. Dengan menurun-nya sistem pertahanan tubuh menjadi lemah dan sederetan dampak berikutnyapun terjadi. Semua itu diawalai oleh lemak omentum yang membuat sel menua dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Bagitulah, mengapa lemak omentum memicu peradangan, pada halaman selanjutnya akan kami jelaskan kenapa lemak omentum juga Meningkatkan kadar kolesterol dan Trigliserida yang pastinya akan lebih membahayakan tubuh kita.

referensi : dr. Lanny Lingga

You Might Also Like: